Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah karena Allah melipatgandakan kebaikan yang dilakukan seorang hamba. Maka mengisi bulan suci dengan inovasi adalah pilihan siswa-siswi Muhadesta. Melalui kegiatan Pesantren Ramadan virtual, siswa-siswi diajak berkarya memaksimalkan potensi masing-masing. Kepala SMP Muhadesta, Hendro Sucipto, M.Pd dalam sambutannya menekankan bahwa bulan Ramadan tidaklah menjadi alasan untuk bermalas-malasan. “Kita harus apresiasi siswa-siswi Muhadesta yang pada bulan Ramadan dalam situasi pandemi ini tetap nyantri dengan membiasakan salat wajib tepat waktu, mendirikan salat dhuha, tadarus al-Qur’an, dan aktivitas positif lainnya,” jelas Hendro.

Kegiatan Pesantren Ramadan virtual dilaksanakan pada 19-21 April 2021. Menggunakan aplikasi Zoom meeting, kegiatan dimulai dengan salat dhuha yang dilanjutkan tadarus al-Qur’an bersama Guru Ismuba. Acara inti pesantren Ramadan untuk kelas 7 yakni penyampaian materi karakter pelajar Muhammadiyah dan diskusi bersama pemateri dari Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Sleman. Sementara itu siswa-siswi kelas 8 membahas keteladanan sifat tabligh Rasulullah Saw bersama redaktur majalah Suara Muhammadiyah. Setelah berdiskusi, siswa-siswi kelas 7 dibimbing oleh Guru Prakarya Muhadesta membuat poster berisi slogan IPM atau Janji Pelajar Muhammadiyah. Sedangkan siswa-siswi kelas 8 dipandu oleh Guru Ismuba menulis naskah kultum kemudian membacakannya dengan direkam menggunakan gawai masing-masing. (adiprana)

muhadestaBERITA SEKOLAH
Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah karena Allah melipatgandakan kebaikan yang dilakukan seorang hamba. Maka mengisi bulan suci dengan inovasi adalah pilihan siswa-siswi Muhadesta. Melalui kegiatan Pesantren Ramadan virtual, siswa-siswi diajak berkarya memaksimalkan potensi masing-masing. Kepala SMP Muhadesta, Hendro Sucipto, M.Pd dalam sambutannya menekankan bahwa bulan Ramadan tidaklah menjadi...