Memperingati tahun baru 1443 Hijriah bertepatan dengan hari Selasa, 10 Agustus 2021, SMP Muhadesta menyelenggarakan parenting bersama Bunda Wening. Kegiatan yang digelar secara daring ini diikuti oleh seluruh orang tua dan wali murid. Bertindak sebagai pembawa acara adalah Guru BK, Intan Widuri, S.Pd dan moderator acara, Elita Permatasari, S.Pd. Diawali dengan sambutan Kepala SMP Muhadesta, Hendro Sucipto, M.Pd, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dan sesi tanya jawab. Dalam kesempatan tersebut, Bunda Wening menjelaskan bahwa keluarga merupakan tim belajar terbaik. Hal ini tidaklah berlebihan karena memang peran utama mendidik anak ada dalam keluarga. Supaya dapat memaksimalkan peran keluarga sebagai tim belajar yang baik, Bunda Wening memaparkan teknik dan langkahnya.

Teknik pertama adalah membangun motivasi internal. Munculnya kesadaran dari dalam diri anak menjadi tujuan adanya motivasi internal. Apabila kesadaran dalam diri telah muncul, maka faktor penggeraknya lebih lama dibandingkan motivasi yang muncul dari luar atau disebut motivasi eksternal. Bunda Wening menyatakan contoh motivasi eksternal adalah ancaman, hukuman, dan hal lain yang membuat anak tertekan atau takut. “Motivasi eksternal ini menjadi faktor penggerak yang sifatnya sementara, masih kalah jauh dibandingkan motivasi internal,” kata perempuan asal Surabaya ini.

Langkah yang bisa ditempuh oleh orang tua dan anak untuk membangun motivasi internal yang pertama adalah keterbukaan. Orang tua perlu menggali informasi dari anaknya misalnya menanyakan tentang keluhan selama pembelajaran jarak jauh. Dalam menggali informasi ini, orang tua memberi keleluasaan pada anak untuk menyampaikan apa yang dirasakan. Setelah jawaban dari anak cukup memadai, orang tua segera menganalisis untuk mencari solusi bersama. Ada baiknya orang tua juga mengenal gaya belajar yang dimiliki anak.

Teknik kedua untuk membangun motivasi internal adalah komunikasi positif. Dengan adanya komunikasi positif diharapkan orang tua mampu menjalin kehangatan dengan anak. Langkah melakukan komunikasi positif yang pertama adalah menggunakan bahasa positif untuk saling mendukung dan membedayakan satu sama lain. Sementara langkah kedua adalah meluangkan waktu spesial dengan anak. “Kalau bisa ada waktu khusus berdua dengan anak untuk ngobrol, ayah dengan anak, lalu bunda dengan anak, agar orang tua bisa mengenali karakter, kesukaan, dan potensi anak karena setiap anak memiliki ciri khas yang tidak semestinya dibandingkan dengan saudaranya sekalipun ataupun anak tetangga,” jelasnya. Selama berjalannya kegiatan parenting, banyak orang tua yang antusias untuk bertanya kepada Bunda Wening. (gan)

muhadestaBERITA SEKOLAH
Memperingati tahun baru 1443 Hijriah bertepatan dengan hari Selasa, 10 Agustus 2021, SMP Muhadesta menyelenggarakan parenting bersama Bunda Wening. Kegiatan yang digelar secara daring ini diikuti oleh seluruh orang tua dan wali murid. Bertindak sebagai pembawa acara adalah Guru BK, Intan Widuri, S.Pd dan moderator acara, Elita Permatasari, S.Pd....